Model Pembelajaran Kooperatif, Apa Saja Macamnya?





Baca Juga

Model Pembelajaran Kooperatif, Macam-Macam Model Pembelajaran Kooperatif -- Metode Pembelajaran yang efektif adalah sebuah idaman bagi setiap pendidik. Salah satu metode pembelajaran yang bisa dipakai oleh seorang pendidik ialah model pembelajaran tipe stad ataupun yang lainnya. Hal ini karena model pembelajaran tersebut sudah masuk kedalam model pembelajaran kooperatif learning.

Model Pembelajaran Kooperatif

Suasana kelas agar tampak lebih menyenangkan dan selalu aktif dapat disiasati dengan metode pembelajaran yang baik dan benar. Oleh karena itu, jika seorang pendidik menggunakan metode pembelajaran kooperatif learning, ini merupakan langkah yang tepat untuk membuat anak didiknya menjadi lebih aktif didalam kelas. Ingat, seorang guru yang memiliki strategi, metode, model, dan media pembelajaran yang baik akan membuat anak didik selain aktif juga tentunya akan betah berlama-lama didalam kelas. Baca juga: Pengertian Wawasan Nusantara.

Anda sebagai seorang guru, jelas tentu sangat mendambakan anak didiknya selalu semangat dan selalu mendapatkan nilai yang bagus. Berangkat dari sana, tidak ada salahnya jika Anda menggunakan model pembelajaran kooperatif untuk mendukung peserta didik agar mampu meningkatkan prestasi belajarnya.

Macam-Macam Model Pembelajaran Kooperatif

Berikut ini adalah daftar model pembelajaran kooperatif yang bisa Anda pakai dalam kelas. Simak betul-betul agar Anda tidak salah dalam memilih model dan metode pembelajaran yang benar.
  1. Teaching Game Team (TGT) 
  2. Number Head Together (NHT) 
  3. Student Teams Achievement Division (STAD) 
  4. Team Accelerated Instruction (TAI) 
  5. Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) 
  6. Investigasi kelompok (Group Investigation) 
  7. Make A Match (Membuat Pasangan) 
  8. Jigsaw. 
Itulah beberapa model pembelajaran kooperatif. Anda bisa memakainya salah satu atau mengkombinasikannya dalam mengajar. Metode dan model pembelajaran kooperatif learning ini sangat pas untuk membantu peserta didik menjadi lebih pandai dalam bekerja sama sekaligus meningkatkan kemampuannya didalam kelas.

Berikut adalah sedikit penjelasan dari beberapa contoh model pembelajaran kooperatif.

Metode Pembelajaran Jigsaw

Salah satu model pembelajaran kooperatif yang paling terkenal adalah Jigsaw. Sejak jaman dulu jigsaw sudah sangat sering dipakai dalam penelitian. Hasil-hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa metode pembelajaran jigsaw dapat digunakan sebagai alternatif dalam mengajar secara kelompok. Hal ini sangat sesuai dengan pengertiannya bahwa metode jigswa ini membagi kelas menjadi kelompok-kelompok. Dari kelompok tersebut mereka saling bertukar lalu menjelaskan materi kepada kelompok yang berbeda.

Metode Pembelajaran Make a Match

Berikutnya, salah satu model pembelajaran kooperatif yang sukses digunakan untuk membuat siswa mampu bekerja sama dengan baik dikelas dalah metode pembelajaran Make a Match. Metode pembelajaran ini menganjurkan siswa untuk mencari pasangan-pasangan dari kartu. Siapa yang lebih cepat dan lebih banyak mendapatkan pasangan kartu maka mereka mendapatkan poin yang lebih banyak.

Metode Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC)

Metode pembelajaran yang sangat tepat digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis adalah metode pembelajaran kooperatif CIRC. Metode pembelajaran ini sangat cocok dipakai pada semua level. Anda bisa memakainya pada level sekolah dasar SD-SMP dan bahkan juga bisa di SMA.

Pada tipe model pembelajaran kooperatif yang satu ini, siswa tidak hanya mendapat kesempatan belajar melalui presentasi langsung dari guru mengenai cara membaca dan menulis yang baik dan benar akan tetapi juga mendapatkan sebuah cara atau teknik menulis komposisi (naskah) yang tepat. Kelompok membaca berbasis keterampilan adalah tujuan dikembangkannya model pembelajaran CIRC. Model pembelajaran CIRC mengharuskan siswa untuk berpasang-pasangan untuk mempelajari sebuah materi.

Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD)

Model pembelajaran yang cukup fenomenal dan sanggup merubah prestasi siswa menjadi luar biasa adalah model pembelajaran STAD. Metode pembelajaran ini dikembangkan oleh Slavin. Model pembelajaran STAD mengharuskan siswa untuk belajar kelompok dengan mengandalkan kelompok prestasi. Baca juga: Model Pembelajaran STAD, Apa itu dan Bagaimana Cara Menerapkannya dikelas?

Langkah-Langkah model pembelajaran STAD:
  1. Membentuk kelompok 4 orang secara heterogen. 
  2. Siswa diberikan materi. 
  3. Siswa diberikan tugas kepada setiap kelompok. 
  4. Siswa bermain dan menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru. 
  5. Siswa menarik kesimpulan bersama-sama dengan guru. 
  6. Guru memberikan evaluasi.
Model pembelajaran STAD merupakan salah satu tipe model pembelajaran kooperatif yang pas jika dipakai untuk meningkatkan kemampuan siswa secara mandiri dan kelompok.

Metode Pembelajaran Group Investigation

Metode pembelajaran group investigation pada dasarnya membagi siswa menjadi kelompok yang terdiri 2 hingga 6 orang. Setiap kelompok boleh memilih secara bebas materi yang akan dibahas sesuai keinginan berdasarkan dari keseluruhan materi yang ada. Setiap kelompok akan menyajikan hasil temuannya dan saling bertukar informasi didalam kelas.

Demikianlah penjelasan mengenai model pembelajaran kooperatif beserta dengan macam-macam model pembelajaran kooperatif. Semoga Anda sebagai guru bisa menemukan dan mengaplikasikan model pembelajaran yang pas bagi siswa-siswinya sehingga dalam proses mengajar Anda tidak akan kewalahan dan tidak akan bosan dengan metode pembelajaran yang itu-itu saja. Semoga bermanfaat. Baca juga: Pengertian Hak dan Kewajiban.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Model Pembelajaran Kooperatif, Apa Saja Macamnya?"

Post a Comment

Peraturan Dalam Berkomentar:
1. Komentar harus relevan dengan konten blog
2. Harus menggunakan bahasa yang sopan
3. Tidak boleh menyinggung SARA or Bullying.
4. Hindari komentar SPAM. Exp: Nice gan, Makasih Gan, dll
5. Tidak ada link di dalam isi komentar. Aktif maupun tidak.

Gunakanlah Sarana Publik ini dengan Bijak. Baca dan Pahami isinya baru Berkomentar. Terimakasih.