Pengertian Surat Dinas, Ciri-Ciri, dan Bagian-Bagian Surat Dinas





Baca Juga

Pengertian Surat Dinas -- Disini nanti admin tidak akan menjelaskan mengenai pengertian surat pribadi melainkan Pengertian Surat Dinas. Tidak hanya itu, admin juga akan menjelaskan mengenai ciri ciri surat dinas. Agar lebih komplit, admin juga akan menjelaskan mengenai bagian bagian surat dinas. Untuk masalah jenis jenis surat dinas atau macam macam surat dinas akan admin bahas pada artikel berikutnya jika ada waktu namun jika tidak berarti ya sudah ini saja sudah cukup 😁. Namun sebelum membahas lebih jauh ada baiknya kita bahas pengertian surat menurut ahli.

Pengertian Surat Dinas

Surat adalah alat komunikasi tertulis atau media untuk menyampaikan pernyataan maupun informasi secara tertulis dari pihak satu kepada pihak lain (Marjo, 2008:15). Sedangkan Arifin (1996:2) menyatakan bahwa surat adalah salah satu sarana komunikasi tertulis untuk menyampaikan informasi dari satu pihak (orang, instansi, atau organisasi) kepada pihak lain (orang, instansi, atau organisasi). Baca juga: Pengertian Surat Resmi dan Macam-Macam Surat Resmi

Lantas apa bedanya dengan Surat Dinas?

Apa syarat sebuah surat dikatakan sebagai surat dinas?
  • Format dan bentuk surat menarik sehingga tempat penulisan menjadi teratur dan tidak diletakkan seenaknya. Jadi ada aturan bakunya.
  • Isi surat tidak terlalu panjang dan langsung pada sasaran sehingga penyampaian informasi tidak bertele-tele,
  • Bahasa harus jelas, padat, baku, umum tujuannya agar lebih komunikatif, sopan, mudah dipahami, simpatik, dan tidak menyinggung perasaan penerima surat.
  • Kertas surat harus bersih karena dapat menggambarkan citra pengirimnya.

Pengertian Surat Dinas

Surat Dinas adalah surat yang berisi urusan-urusan kedinasan. Sehubungan dengan kepentingan pekerjaan formal seperti instansi ataupun organisasi maka surat dinas tergolong kedalam jenis surat resmi. Surat dinas penting sekali kaitannya jika dipakai untuk mengelola administrasi dalam sebuah instansi atau kelembagaan. Fungsi surat dinas biasanya digunakan sebagai alat komunikasi antar instansi pemerintah. Nama lain dari surat dinas adalah surat jabatan karena surat dinas dibuat oleh seseorang yang mempunya jabatan seperti halnya kepala urusan agama.

Jika surat dari satu pihak kepada pihak lain yang berisi informasi dan menyangkut kepentingan tugas serta kegiatan dinas instansi yang bersangkutan, maka surat semacam itu disebut dengan surat dinas atau surat resmi (Arifin, 1996: 2). Baca juga: Contoh Surat Niaga


Ciri Ciri Surat Dinas

Berikut adalah ciri ciri surat dinas, yaitu:
  1. Terdapat kop surat surat resmi dan nama instansi yang bersangkutan.
  2. Terdapat nomor surat, lampiran dan hal.
  3. Terdapat salam pembuka dan penutup yang sopan serta baku.
  4. Memakai ragam gaya bahasa resmi.
  5. Terdapat stempel resmi dari instansi yang bersangkutan.
  6. Format surat tertentu seperti left indent atau right indent.

Bagian Bagian Surat Dinas

Surat terdiri atas beberapa bagian. Surat terbagi kedalam beberapa bagian ini bukan tidak bertujuan melainkan ini nanti yang akan menentukan format surat dinas yang akan dipakai. Perlu Anda tahu bahwa surat dinas terkait dengan aturan baku maka Anda tidak boleh sembarangan dalam menyusunnya. Berikut adalah bagian bagian surat dinas, yaitu:
  1. Kepala atau kop surat
  2. Tanggal Surat
  3. Nomor Surat
  4. Lampiran
  5. Hal/Perihal Surat
  6. Alamat Tujuan
  7. Salam Pembuka
  8. Isi Surat
  9. Salam Penutup
  10. Pengirim Surat
  11. Tembusan
  12. Inisial
Kurang lebih akan ada dua belas bagian surat dinas yang harus Anda tahu. Dengan mengetahui bagian bagian surat tersebut diharapkan Anda juga dapat memahami aturan-aturan yang berlaku didalamnya. Maaf sekali namun admin tidak menjelaskan apa saja aturannya karena fokusnya hanya di bagian bagian surat dinas saja.

Demikianlah Pengertian Surat Dinas, Ciri Ciri Surat Dinas, dan Bagian Bagian Surat Dinas. Semoga bermanfaat. Baca juga: Fungsi Surat Resmi Untuk Sebuah Instansi

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengertian Surat Dinas, Ciri-Ciri, dan Bagian-Bagian Surat Dinas"

Post a Comment

Peraturan Dalam Berkomentar:
1. Komentar harus relevan dengan konten blog
2. Harus menggunakan bahasa yang sopan
3. Tidak boleh menyinggung SARA or Bullying.
4. Hindari komentar SPAM. Exp: Nice gan, Makasih Gan, dll
5. Tidak ada link di dalam isi komentar. Aktif maupun tidak.

Gunakanlah Sarana Publik ini dengan Bijak. Baca dan Pahami isinya baru Berkomentar. Terimakasih.