Pengertian Esai, Jenis-Jenis Esai dan Contoh Esai Terbaru





Baca Juga

Pengertian Esai, Jenis-Jenis dan Contoh Esai -- Esai adalah sebuah tulisan dari seorang penulis tentang opininya terhadap sesuatu hal yang hendak dinilainya. Sedangkan Esai Sastra adalah sebuah karya tulis yang diciptakan oleh orang-orang dari kalangan sastrawan. Untuk mempelajari esai tidaklah sulit. Anda diharuskan untuk membaca definisi dan contohnya saja Insyaallah akan langsung tahu.

Pengertian Esai, Jenis-Jenis Esai dan Contoh Esai Terbaru

Dengan adanya definisi esai yang jelas maka Anda akan mampu menelaah beberapa teks. Sehingga, pada akhirnya Anda akan menentukan bacaan yang sudah dibaca itu tergolong kedalam esai atau bukan. Untuk mendukung pemahaman esai kurang rasanya jika Anda tidak belajar berusaha untuk mengenali apa contoh esai yang jelas. Namun, sebelum memulai tentang itu semua, alangkah lebih baik jika Anda membaca beberapa definisi esai dari beberapa ahli berikut ini. Baca juga: Fungsi Surat Edaran

Definisi Esai Menurut Para Ahli

Berikut adalah definisi esai dari beberapa ahli dan sumber. Baca dengan seksama.

Menurut H.B Jassin, Esai adalah uraian yang membicarakan bermacam ragam, tidak tersusun secara teratur tetapi seperti dipetik dari berbagai macam jalan pikiran. Dalam esai terlihat keinginan, sikap terhadap soal yang dibicarakan, dan kadang-kadang terhadap soal yang dibicarakan. Pengertian esai sebagai karangan yang sedang dibaca serta membahas persoalan secara mudah dan sepintas lalu dalam bentuk prosa.

Menurut Soetomo, Esai adalah sebagai karangan pendek mengenai suatu masalah yang kebetulan menarik perhatian untuk diselidiki dan dibahas. Pengarang mengemukakan pendiriannya, pikirannya, cita-citanya dan sikapnya terhadap suatu persoalan yang disajikan.

Menurut F.X Surana, Esai adalah sebagai kupasan suatu ciptaan, tentang suatu soal, masalah pendapat, ideology, dan dijelaskan dengan panjang lebar. Kupasan ini berdasarkan pandangan penulisnya dan diutarakan secara tidak teratur.

Menurut Sugianto (1998), Esai adalah karangan prosa yang membahas suatu masalah secara sepintas lalu dengan pendirian, pikiran, cita-cita, dari penulis yang di utarakan secara tidak teratur.

Menurut KBBI, Esai adalah karya tulis atau karangan dalam bentuk prosa yang memaparkan tentang sesuatu masalah dari sudut pandang pribadi penulis secara lugas dan sepintas.

Menurut Ensiklopedi Indonesia, Esai adalah jenis tulisan prosa yang menguraikan masalah dalam bidang kesusastraan, kesenian kebudayaan, ilmu pengetahuan dan filsafat. Berdasarkan pengamatan, pengupasan, penafsiran fakta yang nyata atau tanggapan yang berlaku dengan mengemukakan gagasan dan wawasan pengarangnya sendiri.

Demikian untuk penjelasan definisi esai dari beberapa ahli yang saya ambil dari beberapa sumber. Semoga dengan mengambil penjelasan tersebut Anda sudah memahami sedikit saja pengertian Esai. Jadi jika saya simpulkan sendiri bahwa Esai adalah sebuah karya tulis berupa prosa atau karangan bebas yang menggambarkan apa yang dipikirkan oleh penulis dan disampaikan dengan cara yang singkat, padat, tidak berputar-putar yang tidak mengikuti pakem-pakem tertentu.

Jenis-Jenis Esai

Setelah Anda memahami definisi Esai tiba saatnya untuk belajar jenis-jenis Esai.
  1. Esai Deskriptif, esai ini menggambarkan orang, tempat atau sesuatu hal dengan sejelas-jelasnya dan sedetil mungkin. Sehingga pembaca akan dengan mudah memahami tentang apa yang ditulis oleh seorang penulis esai. Esai ini memiliki tujuan untuk memberikan sebuah deskripsi sejelas mungkin. Sehingga, pembaca akan mendapatkan visualisasi yang jelas terhadap esai yang dibaca.
  2. Esai ekspositori, esai ini menerangkan tentang subyek kepada pembaca dan biasanya dilengkapi dengan penjelasan tentang proses, membandingkan dua hal, identifikasi hubungan sebab-akibat, dan mengklasifikasikan atau mendefinisikan sesuatu hal.
  3. Esai naratif, esai ini menggambarkan sebuah ide dengan cara bercerita. Esai ini menyatakan sebuah emosi dengan rinci. Biasanya disajikan secara runtut antara satu kejadian dengan kejadian berikutnya.
  4. Esai Domentatif, esai ini bertujuan untuk memberikan sebuah informasi berdasarkan sebuah penelitian yang berada di bawah institusi atau organisasi.

Contoh Esai Budaya

Berikut ini adalah contoh esai yang dibuat untuk mengharapkan sebuah partisipasi generasi muda untuk melestarikan budaya asli milik Indonesia. Semoga bermanfaat.

Modernisasi dalam Pelestarian Budaya
Pelestarian budaya seharusnya melibatkan generasi muda. Hal ini penting mengingat bahwa generasi muda yang akan menjadi penerus dan pemegang warisan budaya di masa depan. Untuk merealisasikan semua ini, sebuah kegiatan pelestarian budaya hendaknya dilakukan melalui langkah-langkah yang lebih modern. Tujuannya agar lebih menarik minat para generasi muda untuk lebih perduli terhadap budaya asli negara ini.

Pada zaman serba teknologi semacam ini, pelestarian kebudayaan dapat dilakukan melalui media-media elektronik seperti program radio, TV, dan film, internet. Bahkan tidak menutup kemungkinan juga melalui media cetak. Jika kebudayaan dipopulerkan melalui cara-cara seperti ini, generasi muda pasti akan tertarik dan lebih perduli karena budaya yang kita miliki sangatlah unik dan tidak kuno atau ketinggalan Jaman.

Kita ambil satu contoh saja program televisi word of wayang yang disiarkan langsung oleh Kompas TV dengan tujuan untuk mengenalkan budaya wayang kepada generasi muda. Contoh lain adalah pengenalan lagu pop Bali. Secara tidak langsung, dengan adanya lagu pop Bali maka bahasa Bali telah dilestarikan oleh generasi muda. Senang rasanya jika budaya sendiri ada yang memperdulikan. Semoga budaya kita tidak hilang ditelan jaman.

Demikianlah penjelasan mengenai definisi esai, jenis-jenis esai, dan contoh esai. Semoga dapat memetik ilmu dari sini. Sekian. Baca juga: Contoh Kalimat Persuasif

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengertian Esai, Jenis-Jenis Esai dan Contoh Esai Terbaru"

Post a Comment

Peraturan Dalam Berkomentar:
1. Komentar harus relevan dengan konten blog
2. Harus menggunakan bahasa yang sopan
3. Tidak boleh menyinggung SARA or Bullying.
4. Hindari komentar SPAM. Exp: Nice gan, Makasih Gan, dll
5. Tidak ada link di dalam isi komentar. Aktif maupun tidak.

Gunakanlah Sarana Publik ini dengan Bijak. Baca dan Pahami isinya baru Berkomentar. Terimakasih.