Cara Mendidik Anak Yang Effektif Sejak Usia Dini





Baca Juga

Bos Informasi -- Selamat siang sobat dumay dimanapun berada. Bertemu kembali dengan mimin yang super ganteng, super cute, dan super cheerful siapa lagi kalau bukan mimin SEO Anyaran. Hehehe. Siang ini mimin akan sedikit berbagi tips bagi pasangan pengantin muda atau bagi pasangan yang baru saja dikaruniai momongan. Mimin akan membuka sedikit wawasan kepada kalian, bagaimana sobat sekalian mendidik anak sejak usia dini. Perlu diketahui bahwa dijaman sekarang ini dengan berkembangnya teknologi, kita sebagai calon orang tua ataupun yang sudah menjadi orang tua harus siap siaga terhadap perubahan tingkah laku pada sikecil. Orang tua harus menyiapkan berbagai filter yang akan menyaring semua hal yang akan mempengarui si buah hati, Nah... yuk mari membuka apa saja sih yang dapat kita lakukan agar si kecil tetap dalam pengawasan kita.

Tips Effektif Menjaga Buah Hati

Kita sudah menyadari bahwa sikecil adalah yang nantinya akan menjadi harapan orang tua dikemudian hari. Oleh karena itulah, bagi sobat sekalian yang sudah menjadi orang tua harus ekstra hati-hati dalam membimbing dan mengarahkan si buah hati menjadi manusia yang berakhlak mulia ketika nanti dia beranjak dewasa. Masa emas anak terjadi pada saat dia masih kecil. Otaknya belum begitu berkembang namun setiap masukan yang diberikan orang lain kepadanya akan sangat begitu mudah menancap pada pola pikirnya. Nah oleh sebab itu, dimasa ini lah peran orang tua harus semakin ditingkatkan. Peran yang seperti apa sih yang perlu orang tua tingkatkan. Mari bahasa satu persatu.

1. Tunjukan Kasih Sayang
Cara yang paling baik mengajari anak adalah dengan memberikannya contoh langsung. Setiap orang tua pasti berharap anak-anaknya nanti memiliki sikap sopan santun kepada orang lain, ramah dalam berbicara, dan penuh dengan kasih sayang kepada sesama Oleh sebab itulah, sepantasnya kita sebagai orang tua dan sekaligus sebagai suri tauladan baginya harus memberikan contoh kepadanya. Jangan menunjukkan ketidakharmonisan rumahtangga didepan sikecil. Ini akan membuat perasaannya semakin terluka. Bertuturkatalah dengan lemah lembut kepadanya kalau perlu berikan pelukan hangat atau ciuman kepada sikecil. Pasti dia tidak akan membantah anda suatu hari kelak. Kuatkanlah pendidikan didalam keluarga supaya kelak dia tidak akan mudah terpengaruh oleh teman sebayanya.

Tips mendidik anak

2. Ajari Si Kecil Untuk Meminta Maaf
Tips yang kedua yang dapat sobat gunakan untuk mejaga si kecil adalah dengan mengajarinya meminta maaf. Dengan mengajari anak untuk mengakui setiap kesalahan baik kecil atau besar, baik sengaja atau tidak sengaja, akan memberikan gambaran kepada si buah hati akan pentingnya hidup bertoleransi, saling meghormati, dan saling menyayangi. Kesemuanya adalah perbuatan mulia yang dapat dijadikan si kecil pegangan hidupnya suatu hari kelak.

3. Ajari untuk Saling Menghormati
Ajarilah anak anda untuk selalu menghormati siapa saja. Jangan mengajarinya untuk membedakan kasta manusia (diskriminasi bagi orang yang tidak punya). Mawas diri adalah kunci untuk hidup saling menghormati. Tidak ada yang sempurna didunia ini hanya Allah semata yang paling sempurna. Ajari dia jangan sampai merasa sombong dengan kepunyaannya. Itu semua milik sang pencipta. Kenalkan anak anda kepada agama sejak dini agar dia dapat menghormati siapapun nantinya.

4. Hindari Kata "Jangan"
Ketika sang buah hati mulai mengenal banyak hal, banyak orang tua yang mulai khawatir. Dari sekian banyak orang tua tentunya sering menggunakan kata "Jangan" untuk melarang buah hatinya berkembang. Banyak kesalahan orang tua dalam hal ini, ketika anak sedang mencoba hal baru baginya orang tua malah membatasi kemampuannya. Terlalu banyak was-was dalam benak sang bunda/ayah. Jika orang tua sering sekali menggunakan kata "jangan" pasti sikecil akan melawan orang tua. Terus apa solusi terbaiknya? Rubahlah kata jangan dengan kata yang lebih menyentuh hatinya seperti halnya berikut ini. "Jangan mendekat apai" orang tua dapat menggantinya menjadi "Menjauh dari api sayang". Jadi tambahkanlah kata "sayang" agar dia tahu betapa orang tuanya sangat mencintainya.

5. Menjadi Panutan
Berkaitan dengan tips yang nomor 1 diatas, tips yang ke - 5 ini sangat relevan dengan hal itu. Orang tua selain memberikan contoh langsung kepada anak secara tidak langsung anak menjadikan orang tuanya sebagai idola / role model bagi perilakunya. Jadilah seperti yang anak inginkan. Adalah setiap anak anda butuhkan. Bunda/ayah harus stand by saat anak mulai kangen kepada anda.

6. Menjadi Pendengar Yang Baik
Setiap orang tua tentunya merasa sangat bangga jika dia mampu mengikuti perkembangan si kecil. Saat si kecil sudah mulai berani berkenalan dengan temannya. Ayah/bunda pasti merasa sanggat bangga. Tidak jarang setiap malam anak akan menceritakan apa saja yang sudah dia lalui seharian ini. Inilah waktu yang tepat bagi orang tua untuk mendengarkan semua keluh kesahnya. Jadilah seseorang yang lain dari biasanya. Orang tua harus lebih keliahatan antusias kepada semua cerita anaknya. Ketika anak mulai bercerita kalau ada teman yang mengejeknya, ajarilah dia agar tidak melawan balik kepadanya. Ajari dia agar sabar dan bijaksana menyikapi hal seperti itu.

7. Jangan Membohongi Anak
Usahakan jangan sering mengajari anak anda untuk berbohong. Seringnya ayah/ibu sibuk kemudian mengatakan tidak ada waktu baginya ini akan sangat berdampak negatif baginya. Katakan yang sejujurnya. Jujur akan membuat anak anda merasa tidak didiskriminasi. Malah dia akan sangat senang kalau orang tua jujur kepadanya. Hindari fikiran bahwa bohong adalah hal yang wajar

Demikianlah tips dari mimin. Semoga bermanfaat. Baca Juga : Skandal Putri Indonesia 2015

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Mendidik Anak Yang Effektif Sejak Usia Dini"

Post a Comment

Peraturan Dalam Berkomentar:
1. Komentar harus relevan dengan konten blog
2. Harus menggunakan bahasa yang sopan
3. Tidak boleh menyinggung SARA or Bullying.
4. Hindari komentar SPAM. Exp: Nice gan, Makasih Gan, dll
5. Tidak ada link di dalam isi komentar. Aktif maupun tidak.

Gunakanlah Sarana Publik ini dengan Bijak. Baca dan Pahami isinya baru Berkomentar. Terimakasih.